homeplay_circle_outline
Playing
timer
Upcoming
map
Bioskop Terdekat

JFF 2019: KATSUO-BUSHI

alarm Durasi : 25 Menit

Bagikan

Sinopsis

Masakan Jepang tradisional "Washoku" secara resmi diakui sebagai Warisan Budaya Tak benda UNESCO pada 2013. Di tengah gelombang balik budaya makanan, ada begitu banyak orang yang menginvestasikan waktu dan kerajinan mereka untuk membawa Katsuo-Bushike meja konsumen. Dari para pengrajin yang terus mengambil rute tradisional pembuatan Katsuo-Bushi, penilai Katsuo-Bushi yang memilah-milah produk setiap hari merasakan perubahan kualitasnya, para nelayan yang menyesali sedikit yang bisa mereka tinggalkan untuk generasi berikutnya, koki yang menciptakan hidangan bintang 2 Michelin membawa Katsuo-Bushi langsung ke konsumen.

Melalui pengerjaan terkecil dari produsen Katsuo-Bushi di dunia, dan upayanya untuk melestarikan tradisi sambil beradaptasi dengan lingkungan yang berubah, kami mengeksplorasi pertanyaan tentang apa itu budaya pangan berkelanjutan.

Traditional Japanese cuisine “Washoku" was officially recognized as a UNESCO Intangible Cultural Heritage in 2013.Amidst the turning tides of the food culture, there are so many people investing their time and craft into bringing Katsuo-Bushi to the consumer’s tables. From the craftsmen who continue to take the traditional route of Katsuo-Bushi making, the Katsuo-Bushi graders who sort through the products everyday feeling the shift in its qualities, the fishermen who lament what little they can leave behind for the next generation, the chefs who create Michelin 2 star dishes bringing the Katsuo-Bushi directly to the consumers.

Through the world’s tiniest Katsuo-Bushi manufacturer’s craftsmanship, and his efforts to conserve tradition whilst adapting to the changing surroundings, we explore the question of what is sustainable food culture.

Jadwal Tayang

Pilih Kota